MAUNG NASIONAL

Presidium Nasional, Suporter Desak Jokowi Serius Menyelesaikan Persoalan Sepakbola Tanah Air

MAUNG BANDUNG ID – Terjadi keresahan kuat di internal suporter sepakbola tanah air. Itu setelah sejumlah permasalahan sepakbola tanah air tak kunjung mendapatkan titik terang penyelesaian. Kasus Tragedi 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan yang belum diusut tuntas adalah salah satu penyebabnya.

Padahal, tragedi yang mengakibatkan hilangnya 135 jiwa suporter Arema FC itu sudah melewati masa bergabung lebih dari 50 hari. Faktor keresahan lain, kompetisi sepakbola nasional yang sejatinya adalah ruang pembinaan sepakbola anak anak bangsa pun terpasung, alias dihentikan secara paksa.

Dua alasan tersebut yang menjadi dasar seluruh elemen suporter tanah air yang mayoritas berasal dari klub Liga-1 seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persita Tangerang, Persikabo Bogor, PSM Makasar, Borneo FC, dan Dewa United mulai menentukan sikap.

Suporter dari Klub Liga 1 tersebut, juga disokong oleh sejumlah elemen suporter kub Liga 2 seperti Persela Lamongan, Persipura Jayapura, Persiba Balikpapan serta Persijap Jepara yang sama – sama bersepakat membentuk sebuah wadah taktis untuk berjuang bersama, yaitu Presidium Nasional Suporter Sepakbola Indonesia.

Wadah baru perjuangan suporter sepakbola Indonesia itu dicetuskan setelah seluruh suporter bertemu dalam sebuah Sarasehan Suporter di Jakarta pada 17 November lalu. Setelah melalui diskusi panjang tentang situasi sepakbola nasional, Presidium Nasional Sepakbola Indonesia mengeluarkan enam tuntutan kepada Presiden Indonesia sebagai kepala pemerintahan, juga PSSI dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (terlampir).

PERNYATAAN SIKAP
PRESIDIUM NASIONAL SUPORTER SEPAKBOLA INDONESIA

Kepada Yth,

  1. Presiden RI, Joko Widodo sebagai Kepala Negara Republik Indonesia
  2. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan sebagai Penanggungjawab Tertinggi Sepakbola Indonesia
  3. Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Listyo Sigit Prabowo

Pertama dan paling utama, kami PRESIDIUM NASIONAL SUPORTER SEPAKBOLA INDONESIA menyampaikan rasa belasungkawa terhadap seluruh korban Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang. Melihat kondisi sepakbola belakangan ini, kami ikut prihatin karena berlarut-larutnya upaya pengusutan tuntas kasus Kanjuruhan Malang, serta matinya sepakbola nasional.

Dengan ini, kami PRESIDIUM NASIONAL SUPORTER SEPAKBOLA INDONESIA menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Malang Tanpa Pandang Bulu.
  2. Mendorong Percepatan Kompetisi Sepakbola Indonesia bergulir dengan normal.
  3. Hilangkan Arogansi Aparat Terhadap Suporter.
  4. Kepastian Kenyamanan Supporter di Stadion, Verifikasi Stadion Sesuai Standar FIFA, serta Kedisiplinan Pengaturan Kapasitas (Tiket).
  5. Percepatan Transformasi Sepakbola Nasional Dengan Melibatkan Perwakilan Supporter.
  6. Percepatan Implementasi UU No 11 tahun 2022 Tentang Keolahragaan.

Bila pernyataan kami ini tidak direspon dalam jangka waktu 7 hari kedepan, maka kami PRESIDIUM NASIONAL SUPORTER SEPAKBOLA INDONESIA akan menggelar aksi serentak di seluruh
kabupaten/kota Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in MAUNG NASIONAL