MAUNG BANDUNG

Liga 1 2020 Batal, Ini Tuntutan & Tanggapan Manajemen Persib

Direktur Persib, Teddy Tjahjono (kiri) dan pelatih Robert Alberts (kanan) © Maung Bandung ID / Diki Purnama

MAUNG BANDUNG ID – Persib kurang berkenan dengan pembatalan Liga 1 2020. Klub sebagai bagian dari ekosistem industri sepakbola hanya dapat bertahan jika kompetisi tetap berjalan.

Setelah terkatung-katung selama sepuluh bulan lamanya pertanyaan atas nasib Liga 1 2020 akhirnya terjawab sudah. Dalam rapat Komite Eksekutif, Rabu (20/1), PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 2020 resmi dibatalkan.

Pada pertemuan sebelumnya antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) serta seluruh klub kontestan Liga 1, Jumat (15/1) silam, mayoritas klub memang meminta federasi dan operator kompetisi membatalkan Liga 1 2020.

Di sisi lain, Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, kurang berkenan dengan pembatalan Liga 1 2020. Menurutnya, klub sebagai bagian dari ekosistem industri sepakbola hanya dapat bertahan jika kompetisi tetap berjalan.

“Keputusan ini pasti merugikan semua klub dan kami sangat menyesalkan keputusan tersebut,” ujar Teddy Tjahyono kepada Maung Bandung ID, Rabu (20/1/2021).

“Persib memberikan pendapat bahwa kegiatan sepakbola harus tetap ada, karena sebagai klub sepakbola profesional, klub hidup dari berkompetisi. Klub sepakbola profesional harus tetap hidup dan untuk tetap hidup dan menjalankan roda organisasi klub sepakbola, harus ada kompetisi,” paparnya.

Dalam pernyataan resminya PSSI baru memutuskan penghentian Liga 1 2020. Namun, asosiasi sepakbola Indonesia tersebut belum merincikan perihal jadwal pasti untuk Liga 1 2021.

Bagi seluruh klub, termasuk Persib, situasi ini tentu sangat mengganggu. Pasalnya, klub akan kesulitan menentukan persiapan tim tanpa kepastian jadwal kompetisi yang jelas. Persib pun menuntut PSSI segera membuat keputusan soal jadwal kick off Liga 1 2021.

“PSSI/LIB hanya menyebutkan Liga 2021 akan dilakukan setelah lebaran. Tapi tidak disebutkan tanggal pastinya,” imbuh Teddy.

“Kita sebagai klub menuntut adanya kepastian tanggal dimulainya Liga 1 2021. Karena semua klub membutuhkan perencanaan yang baik, dari segi teknis dan non teknis,” tegasnya.

Simak Juga

Liga 1 & 2 2020 Resmi Dibubarkan

Jadi Kelompok Suporter Wanita Pertama di Indonesia, Viking Girls Punya Hobi Unik

Apabila PSSI dan LIB berniat memutar musim baru seusai Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Teddy berpandangan Liga 1 2021 sebaiknya dapat mengadopsi permulaan kompetisi seperti berbagai liga di Eropa. Kemudian sejumlah turnamen pun bisa diadakan PSSI sembari menunggu LIga 1 2021 bergulir.

“Dengan adanya lebaran di tanggal 13/14 Mei, apabila Liga 2021 bisa dimulai Agustus/September 2021 (mengikuti jadwal Liga Eropa), maka klub-klub akan mempunyai persiapan yang ideal. Tapi perlu diadakan suatu kegiatan sepakbola untuk mengisi kekosongan dari Februari – Juli 2021,” tukas Teddy.

“PSSI/LIB harus menganalisa keuntungan dari melakukan jadwal Liga Indonesia sesuai dengan Liga Eropa, pasti lebih banyak keuntungannya daripada kerugiannya,” lanjutnya.

Terkait komposisi pasukan Maung Bandung untuk musim mendatang, manajemen Persib akan terlebih dahulu melihat perkembangan situasi usai pertemuan PSSI dan Komite Eksekutif.

“Kita akan menunggu SK PSSI berkaitan dengan hasil rapat Exco hari ini untuk kemudian menentukan susunan skuad 2021,” pungkas Teddy.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in MAUNG BANDUNG