
Persib hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tempat di fase knock-out, tetapi situasi itu tidak membuat Bojan Hodak bersikap santai.
Pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa lawatan ke Singapura pada matchday 5 Grup G AFC Champions League Two 2025/26 justru menjadi salah satu ujian paling berat bagi timnya.
“Kami akan melanjutkan pertandingan di ACL Two. Saya katakan, ini juga pertandingan yang berat bagi kami. Untuk pihak lawan mereka tentunya sangat ingin berburu kemenangan. Kita semua di sini tahu Lion adalah tim yang berada di level atas. Tahun lalu mereka runner-up di ACL Two,” kata Hodak.
Pertandingan melawan Lion City Sailors (LCS) di Stadion Bishan, Rabu 26 November 2025, diprediksi menjadi tempat pembuktian bagi Persib.
Menurut Hodak, LCS yang bermain di kandangnya memiliki ambisi besar dan tidak akan memberikan ruang sedikit pun. Faktor itu membuat Persib wajib menjaga detail dan fokus sejak awal.
Catatan pertemuan sebelumnya turut memengaruhi fokus tim. Pada duel pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 September 2025, kedua tim bermain imbang 1-1.
Hasil tersebut menjadi pendorong tambahan bagi Hodak untuk menargetkan capaian yang lebih baik di Singapura.
Selain itu, rangkaian tujuh kemenangan beruntun di semua ajang memberi suntikan kepercayaan diri bagi Thom Haye dan rekan-rekannya.
Hodak melihat momentum itu sebagai modal penting, meski tidak cukup untuk menjamin hasil tanpa usaha maksimal.
“Tentu mereka akan tampil all out untuk meraih targetnya. Tapi, kami pun akan berusaha lebih keras lagi, memainkan pertandingan yang bagus dan meraih hasil positif dari sana,” tegasnya.
Dengan kombinasi motivasi, kewaspadaan, dan hasrat mengamankan tiket lolos, Hodak memastikan Persib tidak akan meremehkan tantangan berat yang menanti di kota Singa.