MAUNG BANDUNG

Kelancaran Nazar Iwan Bule dan Air Mata Haru Tiga Bobotoh di Depan Ka’bah

BANDUNG — Langkah kaki Iwan Purnama (46), Iwan Kristian (39), dan Iwan Riki Saputra (32) kembali menginjak bumi pasundan pada Minggu (5/7/2026). Kepulangan tiga personel Bobotoh ini membawa sejuta cerita spiritual dari Tanah Suci Mekkah, tempat mereka menghabiskan waktu sejak keberangkatan pada 27 Juni lalu, dimana keberangkatan mereka bukanlah perjalanan biasa, melainkan buah dari sebuah nazar tokoh sepak bola nasional, Mochamad Iriawan (Iwan Bule).

Sehari sebelum bertolak ke Arab Saudi, Iwan Purnama sempat merasa apa yang dialaminya hanyalah sebuah angan-angan. “Labaik Allohumma labaik. Ya Robb, jikalau ini hanya mimpi, tolong jangan bangunkan hamba, sampai hamba benar-benar menikmati jamuan-Mu di sana,” ucap pria asal Cimahi itu lirih, seraya melantunkan selawat yang terus bergema keluar dari mulutnya.

Setibanya di Tanah Suci bersama rombongan Qiblat Tour, ketiganya langsung melaksanakan rangkaian ibadah umrah. Melalui potongan video yang mereka bagikan di media sosial, gumpalan emosi tak lagi terbendung. Mata ketiga Bobotoh itu tampak berkaca-kaca, memerah menahan haru yang membuncah saat bertatap muka langsung dengan bangunan suci Ka’bah.

Bagi mereka, berdiri di pelataran Masjidil Haram layaknya sebuah keajaiban yang nyata. “Sampai kaki ini menyentuh lantai masjid, saya masih bertanya-tanya, apakah pedagang UMKM kecil seperti saya ini benar-benar bisa sampai di sini? Semua karena kebaikan Pak Iwan Bule yang mengetuk pintu rezeki kami, yang membuat kami di Baitullah ini,” ujar Iwan Kristian dengan suara bergetar menahan tangis.

Rasa tidak percaya yang serupa juga diungkapkan oleh Iwan Riki Saputra. Pria asal Bandung itu mengaku tidak pernah membayangkan namanya akan terpilih dan diberangkatkan ke Tanah Suci secara cuma-cuma oleh mantan Ketua Umum PSSI tersebut. “Kami ini hanya orang kecil, penonton di tribun. Bapak Iwan Bule memuliakan kami dengan memberangkatkan kami Umroh tanpa melihat latar belakang kami,” tutur Iwan Riki.

Di depan Baitullah, fokus ibadah mereka tidak hanya tertuju pada diri sendiri. Ketiganya secara khusus meluangkan waktu memanjatkan doa terbaik untuk sang penolong, Mochamad Iriawan bin Mochamad Saleh. Mereka mendoakan agar pria yang akrab disapa Iwan Bule itu senantiasa diberikan kesehatan, berkah, dan perlindungan dalam setiap langkah hidupnya.

“Tidak ada balasan yang mampu kami berikan selain doa. Di depan Ka’bah kami memohon kepada Allah SWT agar Bapak Iwan Bule beserta keluarga selalu diberikan kesehatan, keselamatan, umur yang berkah, kemudahan dalam setiap urusan, dan selalu berada dalam lindungan-Nya,” tambahnya.

Usai menyelesaikan seluruh rukun umrah, perjalanan spiritual ketiga Bobotoh ini berlanjut dengan menyusuri jejak sejarah Islam. Mereka bertandang ke Museum Wahyu dan melakukan napak tilas ke Gua Hira, tempat pertama kali ayat-ayat suci Al-Qur’an diturunkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Setelah menghabiskan beberapa hari yang syahdu di Makkah, perjalanan beralih menuju kota suci Madinah. Di kota Nabi ini, mereka memusatkan ibadah di Masjid Nabawi, bersujud di tempat-tempat mustajab, hingga menyapa Rasulullah SAW secara langsung dari depan makam mulia beliau, sebelum akhirnya menyambangi Masjid Quba.

Sebagai pencinta sepak bola sejati, identitas mereka sebagai pendukung Persib Bandung tidak lantas ditinggalkan. Berbagai aksesori khas klub berjuluk Maung Bandung itu, mulai dari bendera, cenderamata, hingga jersi kebanggaan, sengaja dibentangkan saat berswafoto di sana. Di tempat-tempat makbul itu pula, doa untuk kejayaan Persib agar sukses berbicara di level Asia ikut dilesakkan.

Keberangkatan ketiga ‘Iwan’ ini sebenarnya merupakan penunaian nazar dari Iwan Bule sendiri. Ibadah umrah ini menjadi bentuk rasa syukur yang mendalam atas kelancaran pernikahan putranya, Iptu Syahbana Bisma Iriawan dengan Amanda Odelia, S.H., M.H., yang digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026 lalu.

Momen bahagia keluarga Iwan Bule tersebut kian sempurna karena bertepatan dengan momentum bersejarah bagi sepak bola Jawa Barat. Pada saat yang bersamaan, Persib Bandung secara sukses menorehkan tinta emas melalui pencapaian hattrick juara Liga Indonesia secara beruntun.

Menariknya, proses pemilihan ketiga Bobotoh ini dilakukan secara acak dan organik. Iwan Bule memilih langsung para pemenang melalui media sosial Instagram pribadinya. Usai mengucap nazar, ia menyaring para pengikutnya yang merupakan Bobotoh tulen, dengan satu syarat unik: wajib memiliki nama depan yang sama dengan dirinya, yakni “Iwan”.

Program pemberangkatan umrah ini bukan sekadar hadiah. Di baliknya tersimpan nilai tentang rasa syukur, kepedulian, serta semangat berbagi kebahagiaan kepada masyarakat, khususnya Bobotoh yang selama ini setia mendukung Persib dalam setiap perjalanannya.

“Saya hanya ingin berbagi rasa syukur. Persib juara adalah kebahagiaan seluruh Bobotoh. Saya berharap kebahagiaan itu juga menjadi jalan hadirnya keberkahan bagi mereka yang mendapat kesempatan beribadah ke Tanah Suci. Mohon doa agar Persib terus berprestasi, masyarakat Jawa Barat selalu diberikan keberkahan, dan keluarga kami senantiasa diberikan kesehatan serta perlindungan Allah SWT,” ujar Iwan Bule.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Standings provided by Maung Bandung ID
Advertisement

Must See

More in MAUNG BANDUNG