
BANDUNG – PERSIB Bandung resmi meledakkan pesta juara terbesar di Kota Kembang! Melalui perjuangan spartan yang menguras emosi dan keringat, Pangeran Biru sukses mengunci gelar juara Super League 2025/26 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA, Sabtu (23/5) sore.
Bermain di hadapan publik sendiri yang memadati stadion, atmosfer pertandingan penentu ini terasa sangat mendebarkan. Di babak pertama, skuad asuhan Bojan Hodak sempat kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya. Memasuki babak kedua, Coach Bojan langsung melakukan perubahan taktis dengan memasukkan Luciano “Lucho” Guaycochea untuk menggantikan Kakang Rudianto demi menambah daya gedor.
PERSIB langsung menggebrak lewat akselerasi cepat Berguinho. Peluang demi peluang emas lahir, mulai dari eksekusi tendangan bebas mematikan Thom Haye pada menit ke-53 hingga sepakan jarak dekat Andre Jung yang secara heroik masih bisa diselamatkan kiper Persijap, Muhammad Nurdiansyah. Pangeran Biru terus menggempur habis-habisan lewat tandukan tajam Uilliam Barros dan tusukan dari lini kedua.
Drama sempat terjadi di menit ke-78 ketika Berguinho harus ditarik keluar menggunakan tandu sambil meringis kesakitan akibat cedera parah, yang kemudian digantikan oleh Julio Cesar. Menolak untuk menyerah, serangan bertubi-tubi terus dilancarkan Persib hingga menit-menit akhir masa injury time.
Meski skor berakhir kacamata 0-0, tambahan satu poin ini sudah sakral untuk membuat PERSIB kokoh di puncak klasemen dengan 79 poin, mengungguli Borneo FC lewat aturan head-to-head. Begitu laga usai, seluruh isi Stadion GBLA langsung tumpah ruah dalam kebahagiaan luar biasa. Pesta pora merayakan keberhasilan hattrick juara legendaris ini resmi dimulai, membuktikan bahwa Bandung masih menjadi ibu kota sepak bola Indonesia!