
Persib Bandung harus menelan kekalahan tandang pertamanya musim ini setelah takluk 1-4 dari Persebaya Surabaya dalam pertandingan pekan ke-25 Liga 1 2024/25 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu, 1 Maret 2025.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Pangeran Biru yang sebelumnya tampil solid di laga-laga tandang.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa keputusan taktisnya pada babak kedua berkontribusi terhadap hasil buruk tersebut.
Pertandingan berlangsung ketat di babak pertama, dengan kedua tim bermain imbang tanpa gol.
Persib beberapa kali mendapat peluang, tetapi gagal memanfaatkannya. Di awal babak kedua, Persebaya mulai mengambil inisiatif serangan, memaksa Edo Febriansah melakukan pelanggaran yang berbuah kartu kuning di menit 50.
Dua menit berselang, Kevin Mendoza melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan tembakan keras Rizky Dwi Pangestu.
Namun, kebuntuan akhirnya pecah di menit 61 ketika Persib kebobolan melalui gol bunuh diri Marc Klok.
Situasi ini membuat Hodak mengambil risiko besar dengan melakukan tiga pergantian pemain di menit 76.
Kevin Mendoza digantikan oleh Sheva Sanggasi, sementara Adam Alis, Henhen Herdiana, dan Edo Febriansah ditarik keluar untuk memasukkan Ryan Kurnia, Gervane Kastaneer, dan Zalnando.
“Babak kedua saya mengambil risiko. Saya memasukkan kiper muda (Sheva Sanggasi) dan harus bermain dengan empat penyerang. Kali ini, risikonya tidak berhasil,” ujar Hodak dalam konferensi pers usai pertandingan.
Keputusan ini ternyata berdampak besar terhadap lini belakang Persib. Persebaya berhasil memanfaatkan celah di pertahanan lawan dan menambah keunggulan lewat gol Rizky Dwi di menit 79, disusul Bruno Moreira di menit 85.
Ryan Kurnia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit 89, tetapi Francisco Rivera memastikan kemenangan telak Persebaya dengan golnya di menit 90+2.
Hodak pun tidak mencari kambing hitam atas kekalahan ini. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab ada padanya, bukan pada para pemain.
“Kami mencetak satu gol, kami punya peluang, kiper lawan melakukan penyelamatan bagus. Secara defensif kami menjadi lebih terbuka. Jadi ini kesalahan saya. Jangan salahkan para pemain, cukup salahkan saya,” tegasnya.
Meski kalah, Persib tetap berada di puncak klasemen sementara dengan 51 poin, sementara Persebaya kini menguntit di posisi ketiga dengan 44 poin. Hodak kini harus meramu strategi baru agar timnya tidak kehilangan momentum dalam perburuan gelar.