MAUNG BANDUNG ID – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memperkirakan laga kontra Persebaya Surabaya bakal berlangsung alot dengan tensi tinggi.
Pertemuan kedua kesebelasan akan digelar pada pekan ke-24 BRI Super League musim 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin malam.
Hodak menilai atmosfer pertandingan ini setara dengan laga klasik, mengingat keduanya merupakan klub dengan rekam jejak panjang di sepak bola Tanah Air.
“Besok adalah pertandingan derbi, mempertemukan dua klub besar di Indonesia. Dalam duel seperti ini tidak ada unggulan. Semua memiliki ambisi menang dan saya percaya pertandingan akan berjalan berat dan penuh persaingan,” ujar Hodak saat konferensi pers jelang laga di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/3/2026) malam.
Juru taktik asal Kroasia itu juga mengungkit kekalahan besar yang dialami timnya di stadion yang sama pada musim sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan hasil tersebut tak memengaruhi fokus tim kali ini.
“Itu cerita musim lalu. Waktu itu saya mengambil keputusan memainkan penjaga gawang muda karena posisi kami sudah aman. Sekarang kondisinya berbeda. Kami menatap situasi saat ini dan sudah membenahi sektor pertahanan pada jendela transfer terakhir,” tuturnya.
Hodak pun menyoroti perkembangan tim tuan rumah sejak dilatih Bernardo Tavares, yang dianggap sukses meningkatkan koordinasi lini belakang Persebaya. Di samping itu, ia mewaspadai daya gedor Bajul Ijo yang diperkuat Bruno Moreira, Gali Freitas, serta Rivera sebagai motor serangan.
Walau tak bisa memainkan sejumlah pemain karena cedera, seperti Julio Cesar de Freitas Filho dan Layvin Kurzawa, Hodak tetap optimistis dengan komposisi tim yang ada.
“Marc Klok kemungkinan belum siap tampil karena baru pulih dari cedera panjang,” katanya.
Sementara itu, bek Persib, Federico Barba, menyebut Persebaya tetap menjadi lawan yang patut diwaspadai berkat kualitas individu dan soliditas permainan mereka.
“Kami paham mereka memiliki pemain-pemain berkualitas. Tim mereka kuat, kompak, dan punya kedalaman skuad. Lini depan mereka sangat berbahaya dengan materi pemain yang mumpuni,” ujarnya.
Kendati harus bermain di hadapan pendukung lawan, Barba menegaskan Persib datang dengan misi membawa pulang kemenangan. Ia juga memastikan perubahan waktu pertandingan selama Ramadan tidak menjadi kendala berarti.
“Kami sudah menyesuaikan jadwal latihan. Di Eropa, perubahan jam bertanding adalah hal biasa karena kebutuhan siaran televisi. Kami datang untuk mengamankan tiga poin,” tegasnya.