
Musim baru, cara baru. Persib Bandung tidak hanya membangun ulang kekuatan tim secara strategis, tetapi juga menghadirkan nuansa berbeda dalam mengenalkan wajah barunya.
Salah satu rekrutan anyar, Uilliam Barros Pereira, resmi diperkenalkan pada Sabtu, 27 Juli 2025, dengan cara yang tak biasa, yakni melalui siaran langsung Radio Ardan 105.9 FM.
Momen tersebut menjadi pembuka yang tak terlupakan bagi sang penyerang asal Brasil, sekaligus simbol dari babak baru Maung Bandung.
Penyerang kelahiran Bonito, Brasil, 11 Oktober 1994 itu didatangkan setelah menjalani karier di sejumlah klub Timur Tengah, seperti Al-Fahaheel SC (Kuwait), serta Al-Sahel, Al-Hazem, dan Al-Kholood (Arab Saudi).
Dengan pengalaman bermain sejak 2021 di level kompetitif Asia, Uilliam dipercaya mampu membawa dimensi baru di lini depan Persib.
Pemain yang akrab disapa Uilliam ini mengungkapkan rasa takjubnya saat diperkenalkan kepada publik lewat gelombang radio, bersama rekrutan lain, Berguinho.
“Saya senang sekali bergabung dengan Persib. Sejak awal, saya sudah disuguhkan dengan sesuatu yang menarik seperti ini. Saya dan Berguinho (Rosemberg da Silva) berada dalam siaran langsung dan saya sangat menikmati itu,” ujarnya.
Kedatangannya ke Bandung bukanlah langkah sembarangan. Penyerang berpostur tangguh itu diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun sebagai bagian dari proyek jangka menengah Persib untuk membangun skuad solid dan kompetitif.
Rekrutmennya juga merupakan hasil rekomendasi langsung dari pelatih Bojan Hodak, yang membutuhkan striker tajam, serbaguna, dan mampu bermain di lebih dari satu posisi, baik sebagai penyerang tengah maupun di sisi sayap.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan pentingnya peran yang akan diemban Uilliam di musim mendatang.
“Wilujeng sumping, Uilliam Barros Pereira. Sebagai striker, kami menanti kontribusi besarmu, terutama lewat gol-gol penting yang bisa membawa Persib meraih kemenangan demi kemenangan untuk mempertahankan kejayaan,” ujarnya.
Uilliam pun membalas sambutan itu dengan semangat dan keyakinan tinggi. Ia menyebut pengalaman awal bersama klub barunya sudah meninggalkan kesan yang dalam.
“Persib dan publik langsung memberikan kesan yang luar biasa untuk saya. Tentunya ini akan menjadi energi positif bagi saya di sini,” lanjutnya.
Sebagai pemain yang pernah merasakan kerasnya persaingan di Liga Arab Saudi, Uilliam membawa modal mental dan fisik yang mumpuni. Adaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia pun diyakini tidak akan menjadi persoalan besar.
Hodak berharap fleksibilitas posisi dan naluri gol Uilliam bisa memperkaya variasi serangan Persib, terutama saat bertarung di kompetisi domestik dan AFC Champions League Two.
Uilliam pun menegaskan bahwa bergabung dengan Persib bukan sekadar kontrak kerja, melainkan momen berharga dalam kariernya.
“Terima kasih untuk Persib dan Bobotoh. Saya mendapatkan sesuatu yang berbeda di sini. Ini sebuah kehormatan bagi saya,” pungkasnya.