Striker Persib Bandung, Muhamad Dimas Drajad, harus absen dari tiga laga sisa Grup F AFC Champion League Two musim 2024/2025 setelah menerima sanksi dari Komite Etik dan Disiplin AFC.
Sanksi ini menyusul kartu merah yang diterimanya dalam pertandingan melawan Lion City Sailors pada 24 Oktober 2024 lalu di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Kehilangan Dimas membuat tim Persib harus berjuang keras tanpa penyerang andalan mereka dalam pertandingan melawan Lion City Sailors di Singapura pada 7 November 2024, serta dua laga penting lainnya, yaitu melawan Port FC pada 28 November dan Zhejiang FC pada 5 Desember 2024.
Dilansir dari persib.co.id, Adhitia Putra Herawan, Sport Director PT Persib Bandung Bermartabat, berharap situasi ini dapat menjadi refleksi berharga bagi Dimas dan seluruh skuad Persib.
Adhit mengingatkan pentingnya menghindari tindakan yang bisa merugikan tim, baik dalam jangka pendek maupun panjang.
“Persib akan kehilangan Dimas dalam tiga pertandingan. Itu artinya, Coach Bojan (Hodak) harus mencari penggantinya. Kita berharap, semuanya bisa menjadi pelajaran buat semua,” kata Adhit.
Dengan absennya Dimas, pelatih Bojan Hodak kini dihadapkan pada tugas besar untuk mengatur strategi yang efektif demi mempertahankan performa tim.
Bojan harus memutar otak, terutama saat menghadapi Lion City Sailors di Stadion Jalan Besar, Singapura pada Kamis, 7 November 2024, di tengah keterbatasan opsi pemain.
Di samping itu, absennya Dimas ini bukan hanya mempengaruhi formasi Persib, tapi juga menjadi ujian kedisiplinan bagi tim di level kompetisi Asia.
Pengalaman ini diharapkan mengingatkan semua pemain Persib untuk lebih berhati-hati dalam menjaga sikap dan disiplin selama bertanding di kompetisi penting seperti AFC Champion League Two.