
BANDUNG — Laga matchday kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 melawan wakil Vietnam, Cong Viettel FC, di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10/2026), menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi Sandy Walsh. Bek tim nasional Indonesia tersebut resmi mencatatkan debut perdananya bersama Persib Bandung usai menepi dari lapangan hijau selama 10 minggu akibat cedera.
Tampil sebagai starter di lini belakang dalam skema tiga bek bersama Julio Cesar dan Kakang Rudianto, Sandy tampil lugas serta solid dalam meredam gelombang serangan lawan. Debutnya berbuah manis setelah Pangeran Biru mengunci kemenangan 1-0 sekaligus mengamankan posisi puncak klasemen Grup E dengan raihan enam poin sempurna.
Usai pertandingan, pemain bernomor punggung 5 tersebut tidak bisa menyembunyikan rasa harunya atas sambutan hangat dan dukungan tanpa henti yang diberikan oleh puluhan ribu Bobotoh dari tribun Stadion Si Jalak Harupat.
“Mereka (Bobotoh) juga luar biasa. Begitu banyak apresiasi untuk mereka juga dan tentu saja banyak terima kasih,” ungkap Sandy penuh rasa syukur.
Kendati demikian, pemain keturunan Indonesia-Belanda ini mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak cepat berpuas diri. Bagi Sandy, kemenangan atas Cong Viettel baru langkah awal dari perjalanan panjang Pangeran Biru musim ini.
“Tetapi ini baru satu pertandingan dan kita harus terus berjuang sebagai sebuah tim, sebagai individu dan menatap pertandingan selanjutnya,” tegasnya.
Persib Bandung dihadapkan pada jadwal maraton yang sangat padat musim 2026/2027. Selain bersaing di ACL Two, Pangeran Biru juga harus tampil konsisten di Super League, ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup, serta League Cup.
Sandy berharap timnya mampu menavigasi fokus dari satu laga ke laga berikutnya dengan matang, dimulai saat menjamu Persik Kediri dalam lanjutan Super League pada Minggu (18/10/2026).
“Kami akan menjalaninya pertandingan demi pertandingan, kami punya pertandingan penting lainnya hari Minggu (melawan Persik), untuk mengembalikan perasaan itu di liga juga. Kami perlu mengaturnya bersama-sama,” terangnya.
Menyadari tingginya dinamika dan tantangan fisik yang dihadapi skuad asuhan Igor Tolic, Sandy memohon agar Bobotoh terus berdiri di belakang tim, baik dalam situasi mulus maupun saat masa-masa sulit.
“Ini tidak akan mudah dan saya harap Bobotoh bisa terus mendukung kami bahkan ketika kami lelah atau ketika kami memiliki mungkin hari yang buruk. Tapi kami akan memberikan segalanya untuk klub ini dan setiap hari, serta setiap pertandingan,” pungkas Sandy mantap.