MAUNG BANDUNG

PERSIB Comeback Lagi, Marc Klok & Igor Tolic Puji Karakter Kuat Pangeran Biru

Maung Bandung ID/ Imran Imannudin

BANDUNG — Keberhasilan Persib Bandung melakukan comeback dan memaksakan hasil imbang 2-2 kontra Dewa United di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (11/10/2026), meninggalkan kesan mendalam bagi kubu Pangeran Biru. Tertinggal dua gol di babak pertama, skuad asuhan Igor Tolic menunjukkan mentalitas baja untuk bangkit selepas jeda lewat gol Balsa Sekulic dan sang kapten, Marc Klok.

Selepas pertandingan, Marc Klok menyoroti bahwa keberhasilan mengejar ketertinggalan bukan sekadar perubahan taktik di lapangan, melainkan cerminan nyata dari kebersamaan dan ikatan kuat yang terbangun di ruang ganti.

“Game sangat berat. Kembali harus comeback setelah tertinggal. Saya pikir kalian semua bisa melihat fighting spirit yang ada di ruang ganti,” ujar Klok seusai laga.

Pemain bernomor punggung 23 tersebut menyadari aksi kebangkitan beruntun yang kerap diperagakan Persib mungkin terlihat biasa bagi para suporter. Namun, di balik itu ada budaya kerja keras yang terus dipelihara oleh pemain dan tim pelatih.

“Mungkin buat fans, aksi comeback seperti ini terlihat seperti hal yang biasa dan selalu bisa dilakukan. Tapi ini terjadi karena ada kualitas yang dibangun di ruang ganti antara pelatih, pemain, serta atmosfer yang kita ciptakan bersama. Dan ini adalah hal yang sangat penting,” jelasnya.

Lebih lanjut, pemain naturalisasi berdarah Belanda ini menekankan bahwa menang, imbang, maupun kalah adalah bagian dari dinamika sepak bola. Yang terpenting adalah bagaimana tim merespons situasi sulit dengan tidak pernah menyerah.

“Dalam hidup, kamu bisa kalah, kamu bisa imbang. Tapi yang paling penting adalah untuk bangkit, tidak pernah menyerah, dan terus berjalan walaupun situasinya seperti apa. Kamu harus bangkit dan berjuang. Ini merupakan satu hal yang sangat saya banggakan dari para pemain dan tim ini,” pungkas Klok.

Senada dengan sang kapten, pelatih kepala Igor Tolic memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemain. Juru taktik asal Kroasia itu menilai satu poin yang diraih di kandang merupakan buah dari perjuangan luar biasa, mengingat fisik pemain terkuras usai melakoni laga tandang melelahkan ke Thailand menghadapi Port FC di ajang ASEAN Club Championship pada 8 Oktober lalu.

“Saya pikir pertandingan hari ini merupakan usaha yang luar biasa dari para pemain. Mereka mengerahkan segalanya mengingat perjalanan yang melelahkan. Para pemain tetap melakukan pressing, menciptakan peluang, bahkan di atas kondisi lapangan yang cukup sulit di bawah guyuran hujan,” kata Tolic.

Tolic tidak memungkiri bahwa timnya sempat melakukan kesalahan di babak pertama yang dimanfaatkan dengan baik oleh Dewa United melalui gol Egy Maulana Vikri (22′) dan Noah Sadaoui (45′). Terlebih, lawan memiliki kebugaran lebih optimal karena fokus penuh di kompetisi domestik.

“Kami membuat dua kesalahan di babak pertama dan dihukum karena Dewa United adalah tim yang bagus, fokus mereka hanya di liga, dan mereka memiliki pemain-pemain berkualitas. Tentu sulit untuk bangkit setelah itu,” jelasnya.

Namun, respons instan lewat masuknya Marc Klok dan Berguinho di awal paruh kedua berhasil mengubah jalannya pertandingan. Tolic mengaku bangga dengan karakter kolektif yang ditunjukkan anak asuhnya hingga peluit panjang dibunyikan.

“Di babak kedua kami tampil all out dan berhasil mencetak dua gol. Ya, kami sedikit kehabisan kesegaran di akhir laga, tapi selamat kepada anak-anak atas poin yang diraih. Ini sangat menunjukkan karakter yang luar biasa,” tutup Tolic.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Standings provided by Maung Bandung ID
Advertisement

Must See

More in MAUNG BANDUNG