
Ramon Tanque masih mencari gol perdana bersama Persib Bandung di musim ini.
Penyerang asal Brasil itu sudah tampil dalam 10 laga di Super League 2025/2026 dan ACL 2, namun baru mencatatkan satu asis, terjadi saat menghadapi PSIM Yogyakarta.
Performa ini membuatnya menjadi sorotan, terlebih jika dibandingkan dengan winger Persib, Uilliam Barros, yang sudah menorehkan enam gol dari delapan pertandingan.
Ramon menyadari ekspektasi besar yang melekat padanya sebagai ujung tombak Maung Bandung.
“Soal para penggemar, saya tahu akan ada tekanan karena saya berada di klub juara,” ujar Ramon.
“Saya tahu tekanannya besar,” imbuhnya.
Meski belum memenuhi harapan dalam hal produktivitas, Ramon memastikan semangatnya tidak surut.
Ia menegaskan bahwa musim masih panjang dan dirinya akan terus berjuang untuk bisa memberi kontribusi nyata.
“Saya sudah bekerja keras bersama rekan satu tim, pelatih, dan staf pelatih,” katanya.
Penyerang berusia 28 tahun itu menambahkan bahwa ia selalu berupaya memaksimalkan peluang di setiap pertandingan.
Ia mengincar gol pertama untuk mengembalikan rasa percaya dirinya.
“Saya sangat ingin mulai mencetak gol untuk membantu rekan satu tim,” ujarnya.
“Saya akan terus berusaha mencapainya.”
Sebelum bergabung dengan Persib, Ramon dikenal tajam saat memperkuat Visakha FC dengan torehan 21 gol dan lima asis dalam 28 laga. Catatan itu menunjukkan potensi besar yang dimilikinya di lini depan.
Ramon mengakui tekanan dari publik Persib adalah bagian dari tanggung jawabnya sebagai pemain di klub besar. Namun ia menilai situasi itu justru menjadi motivasi untuk tampil lebih baik.