
Komitmen Persib dalam membina pemain muda kembali mendapat panggung nasional. Lima pemain muda mereka resmi dipanggil PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan Tim Nasional U-23 Indonesia di Jakarta pada 20 Juni hingga 14 Juli 2025.
Mereka adalah Kakang Rudianto, Robi Darwis, Muhammad Rhaka Syafaka Bilhuda, Fitrah Maulana Muhammad Ridwan, dan Putra Sheva Sanggasi.
Pemanggilan ini disampaikan melalui surat PSSI bernomor 2740/AGB/329/VI-2025 tertanggal 13 Juni 2025, yang ditandatangani langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.
Agenda ini menjadi bagian dari persiapan penting menuju dua kompetisi besar, Piala ASEAN pada 14–29 Juli 2025 dan Babak Kualifikasi Piala Asia yang akan digelar pada 1–9 September 2025.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut baik pemanggilan tersebut.
Ia menyebut bahwa kepercayaan ini merupakan bentuk nyata apresiasi atas kualitas pembinaan di tubuh Persib.
“Pemanggilan ini bukan sekadar kehormatan bagi kelima pemain, tetapi juga menjadi pengakuan atas kualitas pembinaan yang kami bangun. Persib selalu mendorong para pemain muda untuk siap, tidak hanya bersaing di level klub, tetapi juga berkontribusi untuk bangsa,” ujar Adhitia.
Kelima pemain yang dipanggil merepresentasikan jalur pembinaan yang beragam dalam ekosistem Persib.
Kakang dan Robi adalah bagian dari skuad utama yang tampil di Liga 1 2024/25, dengan catatan masing-masing 25 dan 16 penampilan.
Sementara Rhaka tampil konsisten bersama tim Persib U18 di ajang Elite Pro Academy, menunjukkan potensi besar sebagai kiper masa depan.
Di sisi lain, dua nama terakhir yakni Fitrah dan Sheva, baru saja naik kelas dari Akademi Persib ke tim senior pada musim 2023/24.
Keduanya berposisi sebagai penjaga gawang dan merupakan simbol keberhasilan akademi dalam melahirkan talenta potensial.
Adhitia menambahkan bahwa pemanggilan ke tim nasional bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga proses pembentukan karakter dan mental bertanding.
“Kami percaya ini adalah momen penting bagi perkembangan mereka sebagai pemain dan individu. Mereka akan belajar dari atmosfer kompetitif di Timnas, memperluas perspektif, dan membawa kembali nilai-nilai positif ke klub. Persib akan selalu mendukung pengabdian pemain untuk Merah Putih,” tambahnya.
Bagi Persib, sinergi antara klub dan federasi menjadi kunci dalam membentuk generasi baru sepakbola Indonesia. Maka dari itu, Adhitia menekankan pentingnya membuka ruang kolaborasi lebih luas agar semakin banyak pemain muda mendapat akses dan jalur pengembangan yang berkualitas.
Dengan keterlibatan dalam pemusatan latihan ini, lima pemain muda Persib tidak hanya membawa harapan bagi klub, tetapi juga bagi masa depan sepakbola nasional. Ini adalah bukti bahwa pembinaan yang konsisten dan terarah mampu mencetak talenta yang siap berkontribusi di level tertinggi.