MAUNG BANDUNG

Evaluasi Coach Djordje Jovicic Usai Satria Muda Tersingkir di Semifinal IBL 2026: Terlalu Banyak Isolasi

BOGOR — Pelatih Satria Muda Pertamina Bandung, Djordje Jovicic, membeberkan penyebab utama kegagalan timnya melaju ke final IBL Gopay 2026. Usai kalah tipis 79-82 dari Bogor Hornbills di GOR Laga Tangkas (12/6/2026), Jovicic menyoroti kurangnya kesabaran para pemain di momen-momen krusial.

Menurut Jovicic, permainan anak asuhnya terlalu terburu-buru dan sering terjebak pada aksi individu (isolation game) yang membuat aliran bola menjadi macet. Padahal, Satria Muda sempat menunjukkan performa solid, termasuk saat menyamakan kedudukan 60-60 di akhir kuarter ketiga.

“Di seri semifinal kali ini kami kurang sabar, terlalu banyak terburu-buru dan mengandalkan isolasi sehingga bola tidak bergerak dengan baik. Dalam situasi seperti itu, jika tidak bisa mencetak poin, permainan menjadi sangat sulit,” jelas Djordje Jovicic usai laga.

Meski kecewa gagal ke final, pelatih asal Serbia tersebut tetap mengapresiasi perjuangan luar biasa dari seluruh pemain dan staf, terutama beberapa pemain yang memaksakan tampil meski dalam kondisi cedera. Ia juga menegaskan siap bertanggung jawab penuh atas hasil minor ini.

Kekalahan ini menjadi sinyal bagi manajemen Satria Muda untuk melakukan pembenahan total menyongsong musim depan. Jovicic berharap pengalaman pahit di semifinal IBL 2026 ini bisa menjadi fondasi untuk membangun karakter tim yang lebih cerdas, sabar, dan konsisten.

“Tanggung jawab utama ada pada pelatih, lalu pemain, baru kemudian manajemen, dan saya siap memikul itu. Saya berharap kami semua belajar dari pengalaman ini, memperbaiki diri di segala aspek, dan membangun kembali Satria Muda agar bisa bersaing untuk gelar juara,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Standings provided by Maung Bandung ID
Advertisement

Must See

More in MAUNG BANDUNG