
Di tengah libur Hari Raya Idulfitri 1446 H yang diberikan selama empat hari oleh tim pelatih, para pemain Persib tetap menjaga fokus untuk menghadapi laga-laga krusial di sisa musim ini.
Gelandang Marc Klok memastikan dirinya tetap menjaga kebugaran agar hasil kerja keras latihan sepanjang Ramadan tidak sia-sia.
Sementara itu, Tyronne del Pino menegaskan bahwa tim harus fokus menghadapi setiap pertandingan satu per satu, termasuk laga melawan Borneo FC yang akan menjadi ujian pertama setelah libur Lebaran.
“Latihan beberapa hari kemarin sangat berat, dari libur dan langsung intensitas sangat tinggi. Kemudian, kita libur lagi dan harus jaga kondisi. Karena kini sudah naik, jangan sampai turun lagi. Kami harus jaga kondisi,” ujar Klok yang memutuskan menghabiskan waktu libur bersama keluarganya di Jakarta tanpa agenda perjalanan jauh.
Di sisi lain, Del Pino mengingatkan bahwa meskipun Persib saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan delapan poin dari Dewa United, tim tidak boleh lengah.
Ia menegaskan bahwa setiap pertandingan tersisa harus diperlakukan layaknya final agar target juara bisa tercapai.
“Tidak (hanya lima laga). Bagi saya, kami harus menatap laga demi laga. Sepanjang musim ini, kami selalu mempersiapkan tim untuk menghadapi laga demi laga. Jadi, jika ingin sukses dan memenangi liga, kami harus lebih dulu memikirkan Borneo. Baru setelah itu memikirkan Bali, lalu menatap laga-laga berikutnya,” kata pemain bernomor punggung 10 tersebut.
Pertandingan melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis, 11 April 2025, menjadi tantangan besar pertama bagi Persib setelah periode libur.
Terakhir kali mereka bertanding adalah saat menghadapi Semen Padang pada 10 Maret 2025 lalu.
Dengan semangat untuk menjaga kondisi fisik dan mental, para pemain Pangeran Biru bertekad memberikan performa terbaiknya.
“Kami juga tahu setiap tim yang menghadapi Persib selalu tampil maksimal. Jadi kami harus memberikan yang maksimal juga seperti tim lain dan berjuang untuk menjadi juara lagi,” tutup Del Pino.