
PSKC Cimahi meraih kemenangan dramatis atas Bhayangkara FC dalam laga terakhir babak 8 Besar Grup Y Liga 2 2024/2025 di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (18/2).
Gol tunggal Agus Nova di masa injury time babak pertama memastikan kemenangan tipis 1-0 bagi PSKC.
Namun, kemenangan ini tidak langsung menjamin tiket promosi ke Liga 1, karena mereka masih harus menunggu hasil laga antara Persela Lamongan dan Persijap Jepara.
Laga antara Persela dan Persijap yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidoarjo sempat dihentikan pada menit ke-73 dengan skor 0-1 untuk keunggulan Persijap.
PSKC berharap pertandingan ini berakhir dengan hasil yang menguntungkan bagi mereka.
Sayang, harapan itu sirna setelah pertandingan dilanjutkan pada Rabu (19/2) pagi, di mana Persijap sukses mempertahankan keunggulan dan mengunci kemenangan.
Hasil ini memastikan Persijap finis sebagai runner-up Grup Y, sekaligus menutup peluang PSKC untuk promosi ke Liga 1.
Padahal, kemenangan atas Bhayangkara FC telah membangkitkan optimisme bagi PSKC.
Sejak awal laga, mereka tampil agresif, sementara Bhayangkara FC berusaha menekan balik.
Momen menegangkan terjadi di menit ke-44 ketika Chencho Gyeltshen mengalami insiden sikutan yang membuatnya harus menjalani perawatan.
Tak lama setelah itu, di menit ke-45+1, Agus Nova mencetak gol lewat sundulan hasil umpan Hambali Tolib, membawa PSKC unggul sebelum turun minum.
Di babak kedua, pertandingan berjalan ketat, tetapi skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini membuat PSKC mengoleksi poin yang sama dengan Persijap, tetapi mereka masih harus menunggu hasil laga yang sempat tertunda.
Lantas, ketika pertandingan Persela vs Persijap dilanjutkan, tim asal Jepara itu mampu mempertahankan keunggulan mereka, sehingga berhak melaju ke babak play-off melawan PSPS Pekanbaru.
Dengan demikian, Bhayangkara FC dan PSIM Yogyakarta tetap menjadi dua tim yang sudah pasti promosi ke Liga 1 usai menjuarai Grup X dan Y.
Sementara itu, Persijap dan PSPS Pekanbaru akan bertarung di babak play-off untuk memperebutkan satu tiket promosi terakhir.
PSKC, meskipun sempat berharap, harus menerima kenyataan bahwa kemenangan mereka atas Bhayangkara FC belum cukup untuk mengantarkan mereka ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.