
BANDAR LAMPUNG – Pertarungan sengit tersaji di pekan ke-30 Super League saat Bhayangkara FC menjamu raksasa Jawa Barat, PERSIB Bandung. Dalam laga yang diwarnai drama enam gol dan peninjauan VAR yang mendebarkan, Maung Bandung berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 4-2.
Pertandingan sempat terlihat akan menjadi milik Bhayangkara FC setelah mereka memimpin dua gol tanpa balas lewat Doumbia (6’) dan Sidibe (26’). Namun, lini tengah PERSIB yang dikomandoi Marc Klok dan Thom Haye menolak menyerah. Gol Federico Barba di masa injury time babak pertama mengubah arah angin pertandingan.
Masuknya Layvin Kurzawa di awal paruh kedua mengubah dinamika serangan sisi sayap. Berguinho membawa kedudukan seimbang di menit ke-50, sebelum akhirnya Beckham Putra membuat PERSIB memimpin untuk pertama kalinya di menit ke-60.
Ketegangan meningkat saat pertandingan memasuki fase akhir. Pergantian pemain dilakukan secara masif, termasuk masuknya Uilliam Barros yang langsung menerima kartu kuning, serta duo Julio Cesar dan Saddil Ramdani untuk menyegarkan serangan. Ban kapten pun berpindah ke lengan Federico Barba setelah Marc Klok ditarik keluar.
Kemenangan PERSIB seolah tersegel saat Adam Alis mencetak gol keempat di menit ke-89 melalui skema serangan balik cepat. Namun, napas pendukung PERSIB sempat tertahan di menit ke-90+5 ketika penyerang Bhayangkara, Dendy Sulistyawan, menggetarkan jala Teja Paku Alam.
Stadion sempat hening saat wasit Nazmi memutuskan meninjau layar VAR di pinggir lapangan. Setelah beberapa menit yang mencekam, gol tersebut akhirnya dibatalkan karena pelanggaran/offside sebelumnya. Maung Bandung bernapas lega dan menutup laga dengan kemenangan 4-2, sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai calon kuat juara musim ini.