
Satria Muda Pertamina Bandung menandai debut kandang mereka di musim IBL GoPay 2026 dengan performa yang sangat dominan. Menjamu Pacific Caesar Surabaya di GOR C-Tra Arena yang kini resmi berganti nama menjadi Bandung Arena, skuat asuhan Djordje Jovicic sukses menang telak dengan skor meyakinkan 106-56, Jumat (30/1).
Kemenangan ini tidak hanya menjadi kado indah bagi publik Bandung, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Satria Muda sepanjang musim ini.
Laga bersejarah ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, mulai dari Menpora RI Erick Thohir, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, hingga CEO PT Persib Bandung Bermartabat Glenn Sugita. Kehadiran para tokoh ini menambah kemeriahan identitas baru Satria Muda sebagai klub kebanggaan warga Bandung.
Sejak tip-off, Satria Muda langsung memegang kendali. Kombinasi Jalen Jones, Dame Diagne, dan Yudha Saputera membuat pertahanan Pacific Caesar kocar-kacir. Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan 30-16, yang kemudian terus melebar hingga 50-24 di babak pertama.

Dominasi Satria Muda semakin tak terbendung di kuarter ketiga dan keempat. Selain performa pemain inti, laga ini menjadi panggung bagi Greans Tangkulung yang tampil tajam melalui tembakan tiga angka.
Momen emosional juga terjadi saat rookie Raden ‘Pie’ Raisha mencatatkan debut profesionalnya. Bermain di kampung halaman sendiri, Raisha tampil penuh energi di hadapan publik Bandung Arena sebagai bagian dari regenerasi skuat.
Bintang Satria Muda, Yudha Saputera, mengaku sangat emosional bisa kembali menang di Bandung dengan atmosfer dukungan yang luar biasa.
“Performa tim sangat solid hari ini dan kemenangan atas Pacific Caesar Surabaya menjadi modal penting untuk menghadapi laga berikutnya melawan Pelita Jaya Jakarta. Dukungan penuh suporter yang memadati arena juga menjadi energi tambahan, sekaligus momen emosional bagi saya yang kembali bermain dan meraih kemenangan di Bandung,” ujar Yudha Saputera.
Sementara itu, Coach Djordje Jovicic mengapresiasi disiplin anak asuhnya namun tetap mengingatkan untuk tidak cepat puas.
“Kerja sama tim dan mentalitas bermain di laga kandang perdana sudah berada di jalur yang tepat, namun konsistensi dan kesiapan harus terus dijaga karena tantangan ke depan akan semakin berat,” tegas Coach Djordje.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Satria Muda Pertamina Bandung untuk menatap laga selanjutnya. Dengan identitas baru dan dukungan penuh dari ekosistem olahraga manajemen grup Persib, Satria Muda kini menjelma menjadi kekuatan yang menakutkan di Bandung Arena.