MAUNG BANDUNG

Hodak dan Klok Soroti Tekanan & Momentum Jelang Persib vs Dewa United

dok. Persib Bandung

Pertandingan Persib menghadapi Dewa United pada pekan ke-13 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat 21 November 2025, menyajikan dinamika yang menuntut lebih dari sekadar kesiapan teknis.

Baik pelatih Bojan Hodak maupun kapten Marc Klok melihat laga ini melalui kacamata berbeda, namun keduanya menekankan bahwa tekanan dan momentum menjadi faktor yang tak bisa diabaikan.

Dari perspektif ritme pertandingan, jeda hampir dua pekan sejak kemenangan 3-2 atas Selangor FC pada 6 November 2025 menempatkan fokus Persib pada pemulihan tempo permainan.

Kembalinya mereka ke Stadion GBLA yang terakhir digunakan pada 27 Oktober 2025 saat menjamu Persis Solo menjadi bagian dari upaya membangun kembali energi kompetitif. Hal ini disampaikan langsung oleh Klok.

“Sudah cukup lama tidak main, terakhir dua minggu lalu. Kami sangat antusias untuk besok. Kita mulai di liga (Super League) lagi,” kata Klok dalam konferensi pers, Kamis 20 November 2025.

Ia juga menegaskan kesiapan tim dalam menghadapi duel berat ini.

“Semua tahu ini pertandingan berat, dua tim hebat, dua pemain hebat. Jadi, besok adalah pertandingan yang sangat ditunggu. Kami siap, kami antusias. Target kami pasti menang di kandang,” ujarnya.

Sementara itu, Hodak memandang pertandingan dari sisi stabilitas dan respons terhadap ancaman lawan.

Meski Dewa United saat ini berada di peringkat 14, pelatih asal Kroasia tersebut tetap menilai mereka memiliki kualitas yang perlu diantisipasi.

“Ini akan menjadi pertandingan sulit. Melawan Dewa, menurut saya mereka adalah salah satu tim terbaik di Indonesia saat ini,” kata Hodak.

Ia turut menyinggung penurunan performa lawan yang berlangsung tanpa banyak perubahan pemain dari musim sebelumnya.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi pada mereka. Mereka adalah tim yang terbilang sama tanpa mengubah banyak pemain. Tapi mungkin karena beberapa alasan, mereka menurun. Tapi, saya yakin mereka besok akan bermain all out,” katanya.

Di tengah absennya Adam Alis, Federico Barba, dan Luciano Guaycochea, Hodak menempatkan fokus pada kesiapan tim secara kolektif. Ia juga mengingatkan bahwa pengalaman musim lalu menjadi pengingat penting.

“Musim lalu, mereka mengalahkan kami di sini. Jadi, kami harus fokus ke pertandingan dan mengerahkan seratus persen kemampuan. Saya harap pemain bisa bermain dengan baik serta mendapatkan hasil yang positif,” ujarnya.

Berdasarkan pandangan Hodak dan Klok, laga Persib vs Dewa United kali ini bukan sekadar soal posisi klasemen.

Kombinasi tekanan tampil di kandang, kebutuhan menjaga ritme setelah jeda, dan kewaspadaan terhadap lawan yang berpotensi tampil agresif menciptakan konteks analitis yang memengaruhi cara Persib mendekati pertandingan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in MAUNG BANDUNG