
Program pemusatan latihan Persib di Thailand bukan hanya menjadi ajang persiapan fisik dan taktik, tetapi juga momentum adaptasi bagi sejumlah pemain baru.
Dua di antaranya adalah Saddil Ramdani dan Adam Przybek, yang sama-sama memanfaatkan fase ini dengan tujuan berbeda.
Penjaga gawang asal Eropa, Adam Przybek, menyambut positif agenda latihan intensif di kawasan NT FC Football Pitch.
Cuaca panas menjadi tantangan tersendiri baginya, mengingat sebelumnya ia belum pernah bermain di kawasan tropis.
“Saya pernah sekali ke Bangkok dan saya rasa Thailand lebih panas dari Indonesia. Jadi, program TC (training camp) ini sangat bagus untuk proses adaptasi dan peningkatan kondisi fisik,” ujar pria yang mengidolakan Peter Schmeichel tersebut.
Sementara itu, Saddil Ramdani yang belum bisa bergabung dalam latihan tim penuh masih menjalani sesi terpisah.
Winger anyar Persib itu mengaku kondisinya kini berada di angka 80 persen dan terus menjalani program pemulihan secara bertahap.
“Saya masih rutin konsultasi dengan fisioterapi dan sudah mulai latihan di gym. Jadi saya berharap dalam beberapa minggu ke depan kondisi saya bisa benar-benar siap dan jauh lebih baik,” kata Saddil.
Keduanya memiliki kesamaan pandangan terkait pentingnya membangun kebersamaan dalam agenda pramusim ini.
Przybek menilai, sesi latihan bersama setiap hari akan berdampak pada kekompakan, terutama di skuad yang banyak diisi wajah baru.
“Kami akan berkumpul, bertemu di sini dan berlatih dengan intens setiap harinya. Itu jelas sangat bagus untuk menyatukan tim yang mayoritas diisi pemain baru. Saya yakin program TC ini akan berdampak sangat baik bagi tim,” jelas kiper berdarah Polandia tersebut.
Senada dengan itu, Saddil pun menjadikan program di Thailand sebagai sarana membangun chemistry antar pemain.
Meski belum bisa turun penuh ke lapangan, ia tak ingin kehilangan kesempatan untuk mengenal filosofi pelatih dan kolega barunya.
“Kami harus menjalani pramusim seperti ini untuk bisa menyatukan semua pemain agar jadi satu tujuan. Dan tentu chemistry harus dapat, dan seperti apa yang menjadi prinsip pelatih bisa kami jalani dengan baik. Dengan begitu, semuanya bisa berjalan lancar,” tutup Saddil.