
BANDUNG — Gelombang optimisme memayungi jajaran tokoh Jawa Barat jelang duel klasik penuh gengsi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang digelar pada Sabtu, 12 September 2026. Mulai dari Kapolda Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa Barat, Ketua Umum HIPMI Cimahi, hingga musisi kenamaan Melly Goeslaw kompak memprediksi Maung Bandung bakal mengamankan kemenangan tipis atas tuan rumah di Jakarta.
Kendati meyakini keunggulan Pangeran Biru di lapangan hijau, para tokoh lintas sektor tersebut secara konsisten menegaskan bahwa nilai utama dari pertandingan ini bukan sekadar skor akhir. Momentum El Clasico diharapkan mampu menjadi panggung sportivitas sekaligus simpul pemersatu persaudaraan antarsuporter sepak bola nasional.
Di tengah tingginya emosi dan gengsi persaingan, seluruh tokoh menitipkan pesan khusus kepada Bobotoh agar senantiasa menjaga nama baik serta kehormatan Jawa Barat dengan mengedepankan ketertiban.
“Menang adalah kebanggaan. Kalah adalah bagian dari olahraga. Tetapi keselamatan dan persaudaraan jauh lebih berharga. Biarkan rivalitas terjadi 90 menit di lapangan, setelah peluit panjang kita kembali menjadi sesama warga negara dan pencinta sepak bola,” bunyi seruan bersama yang diusung para tokoh tersebut.
Dorong Karakter Suporter Dewasa dan Bermartabat
Pesan perdamaian ini menjadi panduan moral bagi seluruh pendukung Persib, baik yang menyaksikan pertandingan melalui titik-titik lokasi nobar resmi di Jawa Barat maupun yang menyimak dari rumah masing-masing. Bobotoh diajak untuk membuktikan kedewasaan dalam berorganisasi dan berekspresi:
- Fanatik tanpa anarkis: Menyuarakan dukungan penuh tanpa tindakan merusak.
- Militan tanpa kekerasan: Menunjukkan kecintaan pada klub secara positif.
- Berani tanpa keributan: Tidak mudah terpancing provokasi di media sosial maupun lingkungan sekitar.
- Bangga tanpa merendahkan: Menjaga martabat Persib dengan tetap menghormati lawan.
Melalui sinergi antara perjuangan keras para pemain di lapangan, ketertiban Bobotoh di luar stadion, serta dukungan penuh masyarakat, Persib Bandung diharapkan tak hanya membawa pulang hasil maksimal dari Jakarta, melainkan juga menjaga kehormatan dan kedamaian sepak bola Indonesia.