
JAKARTA — PERSIB harus pulang dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, tanpa membawa poin setelah kalah dramatis 1-2 dari Persija Jakarta pada pekan kedua Super League 2026/27, Sabtu (12/9/2026).
Pertandingan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. PERSIB sempat tertinggal melalui gol Alexander Jeremejeff pada babak pertama, sebelum Balsa Sekulic menyamakan kedudukan menjelang akhir pertandingan. Namun, harapan Pangeran Biru untuk membawa pulang satu poin sirna setelah Ivan Mamut mencetak gol kemenangan Persija pada menit 90+5.
Pelatih PERSIB, Igor Tolic, menurunkan Teja Paku Alam di bawah mistar. Lini pertahanan dihuni Eliano Reijnders, Gabriel Mutombo, Danijel Loncar, dan Patricio Matricardi. Sementara di sektor tengah, Adam Alis Setyano dipercaya sebagai kapten dan berduet dengan Thom Haye.
Untuk lini serang, Tolic mengandalkan Mariano Peralta, Uilliam Barros Pereira, Rosembergne “Berguinho” Da Silva, serta Balsa Sekulic.
Menggunakan jersey tandang berwarna putih, PERSIB langsung menghadapi tekanan dari Persija yang tampil agresif sejak awal pertandingan.
Tuan rumah menciptakan peluang pertama pada menit ketujuh melalui Arlyansyah. Berguinho yang turut turun membantu pertahanan berhasil menghentikan upaya tersebut.
PERSIB mencoba memberikan respons dua menit berselang. Berguinho menjadi salah satu pemain yang aktif membangun serangan, tetapi upayanya belum mampu menghasilkan peluang matang. Kolaborasinya dengan Barros beberapa saat kemudian juga masih dapat dihentikan pertahanan Persija.
Memasuki menit ke-15, Patricio Matricardi menunjukkan ketenangannya dalam membaca permainan. Bek PERSIB tersebut berhasil memotong umpan silang Rizky Ridho dari sisi kanan.
Persija kembali mengancam pada menit ke-26. Jeremejeff melepaskan tembakan ke arah gawang, tetapi Teja Paku Alam tampil sigap dan berhasil mengamankan bola.
Kiper bernomor punggung 14 itu kembali menjadi penyelamat PERSIB 11 menit kemudian. Teja melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Kyohei Yoshino.
Namun, tekanan Persija akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-41. Jeremejeff berhasil memanfaatkan umpan silang Denis Kolinger dan mengarahkan bola ke gawang PERSIB. Teja tak mampu membendungnya sehingga Persija membuka keunggulan 1-0.
PERSIB berusaha meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Akan tetapi, hingga babak pertama berakhir setelah tambahan waktu dua menit, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Persija.
Igor Tolic langsung melakukan pergantian pemain saat babak kedua dimulai. Danijel Loncar ditarik keluar dan digantikan Kakang Rudianto.
Persija kembali memberikan ancaman pada menit ke-49. Sebuah umpan sundulan mengarah ke Stjepan Loncar di depan gawang PERSIB. Beruntung, Gabriel Mutombo bergerak cepat untuk menghalau bola.
PERSIB kemudian mulai menemukan momentum. Pada menit ke-56, Mutombo mendapatkan peluang melalui sundulan setelah menerima umpan Thom Haye. Namun, bola masih mampu diamankan Nadeo Arga Winata.
Tolic kembali melakukan perubahan pada menit ke-62. Tiga pemain sekaligus ditarik keluar, yaitu Mariano Peralta, Thom Haye, dan Berguinho. Sebagai gantinya, Dedi Kusnandar, Luka Menalo, dan Ragnar Oratmangoen masuk ke lapangan.
Persija masih terus memberikan ancaman. Pada menit ke-67, Teja kembali menunjukkan performa impresifnya dengan menggagalkan tembakan Jeremejeff.
PERSIB tidak menyerah. Tekanan demi tekanan terus dibangun untuk mencari gol penyeimbang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81.
Balsa Sekulic berhasil mencetak gol penyama kedudukan dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka dan memberi PERSIB peluang untuk membawa pulang setidaknya satu poin dari SUGBK.
Namun, ketika laga seolah akan berakhir dengan skor imbang, drama terjadi pada masa tambahan waktu.
Pada menit 90+5, Ivan Mamut berhasil mencetak gol untuk Persija. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor akhir 2-1.
Hasil tersebut membuat PERSIB harus mengakui keunggulan Persija setelah perjuangan panjang selama 90 menit lebih. Kekalahan ini juga menjadi hasil yang menyakitkan bagi Pangeran Biru karena gol penentu kemenangan Persija tercipta hanya beberapa saat sebelum pertandingan berakhir.