
Program loyalitas resmi milik Persib, Passport Persib, kembali diluncurkan dengan pendekatan yang sepenuhnya berbeda dari sebelumnya.
Kini, program ini tak sekadar memberikan keuntungan bagi penggemar, tetapi menjadi bagian dari sistem terintegrasi dalam ekosistem klub, sekaligus penegasan posisi resminya di bawah kendali penuh manajemen Persib.
Peluncuran ulang ini menandai babak baru dalam relasi klub dengan Bobotoh yang kini diajak berpartisipasi lebih aktif dalam perjalanan klub melalui fitur-fitur seperti real-time voting di aplikasi, sistem quest, cap & reward, serta beragam pengalaman eksklusif lain yang terhubung secara digital dan fisik.
Vice President Commercial PT Persib Bandung Bermartabat, Budi Ulia, menegaskan bahwa transformasi ini bukan sebatas perubahan visual atau nama.
“Selama beberapa tahun terakhir, kami melihat banyak kebingungan terkait hubungan antara Passport dan Persib. Sekarang kami tegaskan, Passport Persib sepenuhnya berada di bawah kendali resmi Persib, bukan lagi produk eksternal. Ini bukan hanya soal perubahan nama, tapi penyusunan ulang seluruh pendekatan yang lebih terstruktur, relevan, dan berdampak,” jelasnya.
Kebaruan dalam Passport Persib juga ditandai dengan hadirnya sistem manfaat seperti diskon belanja dan akses event eksklusif.
Namun, klub menempatkan program ini sebagai bentuk warisan emosional Bobotoh yang dirancang untuk memperkuat ikatan antara suporter dan tim kesayangan mereka.
Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan modern, Passport Persib kini bukan hanya soal loyalitas, tetapi keterlibatan nyata.
Klub menargetkan program ini menjadi standar baru dalam manajemen hubungan dengan pendukung, seiring langkah-langkah strategis menyongsong musim 2025/26.