MAUNG BANDUNG

Defisit Dua Gol, Persib Akan Lebih Termotivasi

persib bali united i made wirawan piala menpora maung bandung id
Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan / Media Official Persib

MAUNG BANDUNG ID – Bukan perkara mudah memang untuk bisa meraih trofi karena sejauh ini Persija unggul dua gol. Artinya Made dan kawan-kawan harus bisa menang dengan selisih tiga gol jika ingin juara tanpa ditentukan lewat adu penalti.

Persiapan akan dimatangkan oleh kiper Persib, I Made Wirawan, jelang laga kedua final Piala Menpora 2021 menghadapi Persija Jakarta. Ia berharap Pangeran Biru mampu bangkit setelah kalah di leg pertama dan keluar sebagai juara.

Hasil memilukan didapat Persib Bandung pada laga leg pertama karena kalah 2-0. Dua gol cepat lahir dari kaki anak muda Macan Kemayoran, Braif Fatari dan Taufik Hidayat. Skor 2-0 pun membuat Made dan timnya dalam situasi sulit.

Untuk itu Made menyebut bahwa persiapan yang bagus tentunya harus dilakukan. Semua kesalahan dievaluasi supaya tidak terulang di pertemuan kedua. Dan ini menjadi laga paling menentukan karena siapa yang menjadi juara akan tercatat.

Bagi Made, kelengahan di barisan belakang terutama ketika mengawali laga harus menjadi perhatian. Gol di detik ke-33 dan satu gol lain di menit ke-7 sudah menjadi bukti bahwa di tim Persib, pemainnya kecolongan akibat terlambat panas.

“Hari ini, kita ada latihan terakhir untuk mempersiapkan diri jelang pertandingan besok. Dan memang di pertandingan kemarin, sama seperti yang coach bilang bahwa kita memang ada belum siap atau ada sedikit kelengahan,” ujar Made Wirawan dalam konferensi pers jelang laga, Sabtu (24/4/2021).

Simak Juga

Robert Alberts: Dalam Sepakbola Tidak Ada Kamus Menyerah!

Ia berharap dengan adanya evaluasi, Persib lebih tangguh dan bisa membalikan agregat skor. “Kita akan belajar dari kesalahan itu, dan mudah-mudahan besok kita bisa tampil dengan maksimal,” jelas Made.

Bukan perkara mudah memang untuk bisa meraih trofi karena sejauh ini Persija unggul dua gol. Artinya Made dan kawan-kawan harus bisa menang dengan selisih tiga gol jika ingin juara tanpa ditentukan lewat adu penalti.

Kondisi itu juga menurutnya tidak menjadi beban bagi para pemain. Malah defisit dua gol yang harus dikejar merangsang motivasi pemain menjadi berlipat ganda. Mereka sadar harus bermain dengan baik dan lebih bersemangat.

“Buat kita sih itu enggak menjadikan beban, tapi justru menjadi motivasi bagi kita untuk tampil lebih baik lagi dan bisa memenangkan pertandingan,” tegas kiper yang direkrut Maung Bandung di musim 2013 ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in MAUNG BANDUNG