BOBOTOH MAUNG

Bobotoh Aswaja Kota Banjar Apresiasi Kerjasama Akademi Persib dan SSB Bared Patroman

bobotoh aswaja maung bandung id
Ketua Dewan Pembina Bobotoh Aswaja Indonesia Kota Banjar, Adjat Sudradjat (kiri) © Maung Bandung ID / Zeze Ival

MAUNG BANDUNG ID – Kerjasama antara Akademi Persib dan SSB Bared Patroman Kota Banjar mendapat atensi khusus dari Bobotoh Aswaja Indonesia Kota Banjar.

Ketua Dewan Pembina Bobotoh Aswaja Indonesia Kota Banjar, Adjat Sudradjat, berharap kerjasama tersebut menjadi salah satu stimulus positif untuk warga Banjar agar dapat menghidupkan kembali persepakbolaan yang saat ini tengah mati suri.

“Bobotoh Aswaja menyambut antusias dan mendukung penuh kerjasama Akademi Persib dengan Bared Patroman, sebagai salah satu wadah untuk membina talenta talenta sepakbola terutama di kota Banjar agar lebih baik dan terarah,” imbuh Adjat Sudradjat kepada Maung Bandung ID, Selasa (26/1/2021).

Sebagai pemerhati dan penggiat program pembinaan sepakbola usia dini di wilayah Priangan Timur, ia melihat Kota Banjar memiliki cukup banyak bibit pesepakbola handal, khususnya anak-anak yang tergabung dalam SSB Bared Patroman.

Simak Juga

SSB Bared Patroman Sambut Antusias Kerjasama dengan Akademi Persib

Selain Vaksin, Dokter Tim Persib Juga Ingatkan Pentingnya Prokes

“Kalau bicara potensi sangat potensial sekali. Satu bulan ke belakang kita ikut beberapa Trofeo, alhamdulillah tren anak anak cukup positif. Hanya akan lebih baik lagi bila ada sentuhan wawasan dan teknik baru dari Akademi Persib untuk lebih menempatkan anak anak yang berpotensi secara proporsional,” papar pria yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik SSB Bared Patroman.

Adjat sangat mengapresiasi perhatian Persib Bandung melalui Akademi Persib terhadap perkembangan sepakbola usia dini di Kota Banjar. Namun, ia juga berharap dukungan serupa dapat diberikan pihak-pihak lainnya.

“Kami berpesan agar kerjasama ini bisa berlanjut ke semua stakeholder sepakbola terutama di Kota Banjar termasuk pengusaha, industri, lembaga pendidikan bahkan pemerintah sebagai pengambil kebijakan sektoral,” tukasnya.

(REPORTER: ZEZE IVAL / EDITOR: SANGGA HANGGORO)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in BOBOTOH MAUNG